Berkat dari Rempeyek Maksi

00.39

Belakangan ini di kantor tiap makan siang selalu ada tambahan rempeyek kacang. Semula aku iseng aja bawa makanan ini ke kantor untuk tambahan lauk, maklum dari catering kantor lauknya suka asal dan sering terlalu sedikit. Berhubung rumah deket pasar jadi gak susah untuk mencari lauk tambahan.


Hasilnya teman-teman kantor yang biasanya makan siang bareng ini suka dengan rempeyek kacang yang kubawa. Mereka pun pesan untuk dibawa pulang untuk lauk maupun cemilan. Apalagi seruangan isinya kaum hawa yang doyan makan dan nyemil. Jadi para ibu ini butuh ransum tambahan agar mata tetep melek di siang hari. Semenjak itu tiap hari selalu bontot rempeyek sekitar 10 bungkus. Lumayan sih, meski tidak bermaksud jualan tapi teman-teman selalu memberikan lebihan bayar 500 rupiah per bungkus. Kalau dihitung 500 x 10 memang tidak banyak, tapi ini tetap bisa menjadi berkah buat aku dan teman-teman.


Uang lebihan ini bisa kubelikan ikan pindang atau cui untuk campuran makanan anak-anak kaki empat di kantor. Lumayan, para kucing ini bisa makan lebih banyak karena cocok lauknya. Kucing liar di kantor jumlahnya banyak dan untuk makan, mereka harus bersabar menunggu sisa makan karyawan. Dengan uang lebih yang dibayarkan teman-teman, kini mereka tak harus menunggu sisa makanan untuk dimakan tapi mereka sudah punya jatah sendiri.

Sebenarnya selama ini ada beberapa orang yang dengan sukarela memberi makan pada mereka, Tapi bila sedang banyak pekerjaan acara memberi makan kucing ini jadi agak telat. Dengan keuntungan dari rempeyek ini, aku dan teman-teman bisa saling bantu untuk memberi makan anak kaki empat ini sehingga mereka tidak harus menunggu lama. Karena setiap pagi aku pasti ke pasar beli ikan untuk lauk mereka.

Semoga, sedikit yang bisa kami berikan ke mereka,bisa menjadi berkat bagi kami semua.



Sebagian dari stray cat di kantor yang tertangkap kamera.


You Might Also Like

0 komentar

Pengikut