Enam Hal yang Membuat Orang Lain Menjauhi Kita

10.24

Kemampuan seseorang membawa diri dalam pergaulan sangat menentukan apakah dia bisa diterima atau tidak di lingkungannya. Teman-teman di sekeliling kita bisa menerima dan menjadikan kita bagian dari mereka semata bukan karena lamanya waktu berteman. Banyak orang baru yang lebih cepat akrab namun tidak sedikit orang lama yang tidak memiliki teman. Ada banyak faktor kenapa kita kesulitan memperoleh teman di antaranya: 


1. Terlalu ingin tahu. 
Penasaran itu wajar, setiap orang memiliki rasa ingin tahu terutama pada hal-hal baru atau di luar kebiasaan. Tapi bila rasa ingin tahu berlebihan sampai hal-hal yang tidak penting, ini membuat teman-teman Anda risi dan menganggap keingintahuan Anda sebagai sebuah gangguan. Cepat atau lambat mereka akan menjauh. 

2. Kurang peka. 
Terlalu ingin tahu tidak baik, kurang peka pun bisa membuat Anda tak memiliki teman. Dalam hubungan pertemanan, tenggang rasa itu penting karena dari sinilah kebersamaan itu tercipta. Tapi bila Anda kurang peka dengan kondisi sekitar, ini bisa membuat Anda menjadi egois dan merasa tidak membutuhkan orang lain. Semakin egois semakin cepat teman-teman meninggalkan Anda. 

3. Merasa bisa
Setiap orang dilahirkan dengan kemampuan yang berbeda, karenanya dalam sebuah tim selalu didukung oleh orang-orang yang tidak sama. Bila Anda unggul di satu bidang sebaiknya tidak menganggap remeh di bidang lainnya bahkan meski di bidang lain itu Anda mampu. Hargai hasil kerja orang lain dan fokus pada apa yang menjadi tanggung jawab Anda. Meskipun bisa bukan berarti Anda berhak mencampuri pekerjaan orang lain, apalagi bila kerjaan Anda tak kunjung selesai karenanya.

4. Melempar issue yang kurang menarik. 
Saat berkumpul dengan teman-teman Anda mencoba melempar issue yang beda. Mungkin bagi Anda ini menarik karena sesuatu yang baru tapi belum tentu menarik bagi teman-teman. Sebaiknya berbaurlah dengan mereka, mengalir dengan obrolan mereka, kalau ingin mengalihkan issue masuklah perlahan dengan issue yang Anda bawa. Berikan prolog dan lihat reaksinya, jangan memaksa mereka menerima issue yang Anda bawa kecuali Anda rela melihat te
man-teman asyik ngobrol dengan issue mereka dan Anda terdiam mendapati tak ada orang yang memperhatikan.

5. Membandingkan dengan tempat kerja sebelumnya.
Ingat tempat Anda sekarang. Boleh saja bangga dengan kantor sebelumnya dan mulai membandingkan dengan kantor yang sekarang. Setinggi apapun Anda memuji kantor sebelumnya, faktanya adalah Anda ada di kantor ini sekarang. Semakin tinggi pujian semakin menunjukkan Anda bukan orang yang diinginkan di kantor sebelumnya. 

6. Curhat setiap hari. 
Sharing dengan curhat adalah dua hal yang berbeda. Bila Anda berkumpul dengan teman-teman lantas berbagi cerita ini mengasyikkan tapi bila cerita ini isinya hanya curhat Anda, teman juga akan bosan apalagi bila curhat setiap hari. Seolah hidup Anda penuh masalah

You Might Also Like

2 komentar

  1. kadang kita harus bisa menguasai pengendalian sosial, demi kita sendiri . ya setidaknya agar orang lain tidak menjauhi kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, meskipun dlm lingkungan kita org yg memiliki kelebihan tak harus selalu ditonjolkan

      Hapus

Pengikut