Hal-Hal Yang Bikin Boros

02.19

Tanpa disadari hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari sebenarnya bisa menghemat pengeluaran kita. Bila dihitung per harinya memang tidak banyak tapi coba dikalikan 30 hari lalu kalikan 12, wow …. Bisa buat bayar premi asuransi yang bukan hanya memberi perlindungan tapi juga hasil investasi.
Sedikitnya ada 6 hal yang bisa menggerogoti saldo di rekening kita, apa saja kah itu?

Gengsi
Percaya atau tidak, gengsi ini bisa menjadi faktor terbesar sehingga kita harus merogoh kocek lebih dalam. Contoh paling gampang aja, saat kita merasa status social kita lebih tinggi dari orang lain kita juga menginginkan mendapatkan pelayanan yang lebih berkelas sesuai dengan status sosial yang kita miliki. Padahal dengan pelayanan seperti ini kita juga harus mengeluarkan uang lebih banyak. Seperti saat sakit, kita mendatangi rumah sakit di kelas A yang notabene milik swasta dan bonafide, padahal dari kantor kita punya jatah asuransi kesehatan karyawan. Memang rumah sakit yang digunakan milik pemerintah tapi untuk pemeriksaan awal ini masih cukup. Bila diperlukan tindakan lanjutan baru lah ke dokter spesialis, dengan begitu kita masih bisa melakukan klaim ke kantor.
Malas
Bila sudah diserang malas, akan banyak alasan yang kita keluarkan demi membenarkan rasa ini mendekam dalam diri kita. Capek, nggak ada waktu, pilih praktisnya dan lain-lain. Semakin banyak alasan maka akan semakin banyak waktu terbuang dan untuk mengejar ketertinggalan kita harus kembali merogoh kantong lebih dalam. Contoh, dengan alasan tidak ada waktu untuk memasak air di rumah kita pun membeli air minum dalam kemasan setiap hari. Padahal kalau mau kita bisa saja membeli air gallon kemudian setiap harinya membawa botol air sebagai bekal. Kita hanya perlu repot mencuci botol minum setiap hari. Selain kita sudah berhemat untuk pembelian air minum, kita juga ikut menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik. 
Individualis
Tidak ingin merepotkan orang lain dijadikan alasan agar kita terlalu banyak bersinggungan dengan orang lain. Padahal manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang mau tidak mau harus berhubungan dengan orang lain. Sikap individualis membuat kita jauh dari teman sehingga bila ingin meminta bantuan pun kita jadi sungkan. Dampaknya kita meminta bantuan jasa dari orang lain dan untuk itu kita harus membayar biaya layanan jasanya. Contoh karena terbiasa sendiri kita enggan minta tolong teman untuk mengantar ke suatu tempat jadilah kita menggunakan jasa ojek. Padahal kalau minta tolong ke teman kita cukup mengganti uang bensin atau malah bisa jadi si teman ini menolong secara sukarela.
Enggan Berbagi
Kenapa enggan berbagi justru membuat kita boros? Ini adalah hukum timbal balik, saat kita memberi makan suatu saat kita pun menerima. Bayangkan bila kita tidak pernah memberi sama sekali, mungkinkah tiba-tiba kita akan menerima. Kalaupun kita bisa meraih sesuatu pasti dibutuhkan usaha keras. Padahal berbagi itu tidak harus besar atau banyak, bisa saja kita hanya berbagi tempat duduk pada orang di halte saat menunggu bus datang. Suatu saat dimana kita sangat lelah bisa saja tiba-tiba ada yang mempersilahkan kita menggunakan tempat duduknya. Tentu ini sangat membantu kita mengurangi lelah, jadi kita bisa lebih santai dan tidak perlu sakit karena kelelahan.
Tidak Teliti
Sering belanja ke mini market, perhatian nggak dengan harga di display dan harga di kasir. Ada selisih? Memang tidak semua barang ada selisih tapi minimal saat kita tahu ada selisih harga maka kita bisa menanyakan ini ke kasir, harga mana yang sebenarnya berlaku. Bila selisih terlalu tinggi keputusan ada di konsumen, tetap membeli atau pindah toko. Dengan begitu kita tidak merasa tertipu karena barang yang kita beli harganya sesuai.
 Meremehkan Hal Kecil
Berangkat ke kantor asal berangkat aja, nggak ngecek ban, BBM, olie sudah lama nggak diganti. Hal-hal yang kelihatannya sepele ini bila tidak diperhatikan bisa berakibat kerusakan pada kendaraan kita dan untuk memperbaikinya pasti butuh uang lebih banyak dari sekedar servis biasa.
Nah, mulai sekarang mari kita cek ulang apa saja kebiasaan yang bisa bikin kantong jebol. Tak pernah ada kata terlambat untuk esok yang lebih baik.


You Might Also Like

0 komentar

Pengikut