Penting Gak Sih,Cuek?

01.21

EGP, emang gue pikirin. Anjing menggonggong khafilah berlalu, sebodo amat ah. 

Kita sering melakukan ini baik sengaja atau tidak. Pada diri sendiri, lingkungan dan orang lain. Memang, kalau kita terlalu dengerin apa kata orang bisa pecah kepala, sakit hati dan hidup jadi runyam. Tapi apa semua itu hanya karena orang lain yang usil atau lingkungan yang rese'? Pernah mencoba bertanya pada diri sendiri? Bisa jadi kita yang terlalu abai dengan mereka. Bisa juga kitanya yang kelewat egois.

Hidup di jaman sekarang, semua serba maju dan bisa dilakukan tanpa kita harus keluar rumah memang menyebabkan kita jarang bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar. Tuntutan hidup yang tinggi juga bisa karena kita harus bekerja keras hingga tak punya banyak waktu untuk berinteraksi, akibatnya kita pun tak tahu apa yang terjadi di sekitar kita.

Sesuatu yang kita anggap wajar belum tentu orang lain menganggapnya demikian. Kita ingin maju seperti mereka dianggapnya iri, kita ingin meningkatkan taraf hidup kita disangkanya gak ingin tersaingi. Kita mencontoh kebaikan yang dia lakukan, katanya kita cuma bisa ikut-ikutan. Lalu harus bagaimana? Bukannya inspirasi itu bisa datang dari mana saja, tidak harus orisinil ide sendiri.

Kalau diteruskan tulisan ini jadi kemana-mana padahal saya cuma bilang jangan terlalu cuek. Rugi.

Cuek boleh aja sih tapi ada kadarnya jangan terlalu cuek nanti dikira kita alien nyasar.

Peka
Tidak semua orang mau bicara terbuka karena takut menyinggung perasaan kita dan sering kali orang-orang seperti ini memberikan tanda, pahami tandanya. Jangan menunggu dia nyolot, karena kalau sudah kesel dia bisa bener-bener tak peduli siapa kita.

Sesuaikan Kemampuan
Jangan asal ada niat dan merasa bisa lantas kita ambil tindakan. Pikirkan bahwa apa yang kita lakukan tidak membebani atau merepotkan lingkungan, karenanya harus siap berkomitmen. Meski kita berada di lingkungan yang welcome dengan apa yang kita kerjakan bukan berarti mereka tidak keberatan bila beban itu mlipir ke dia. Bisa jadi sebenarnya dia juga tidak punya banyak waktu dan tenaga untuk ngurusin barang yang mlipir ini tapi gak tega untuk menolak.

Hindari Buruk Sangka
Saat kita berada di lingkungan yang homogen sebenarnya peluang untuk saling bantu satu sama lain lebih besar, tapi kembali lagi kita juga harus bisa menekan ego untuk tidak berburuk sangka bila terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita.


You Might Also Like

4 komentar

  1. Cuek lah sesuai kebutuhan..hehehe, begitu yang saya tangkap

    BalasHapus
  2. Hai salam kenal, saya sudah follow blognya :)

    ditunggu folbeknya ya, ada di kolom bawah sebelah kanan hihi ^^

    BalasHapus

Pengikut