MULAI DARI DIRI SENDIRI, UNTUK #IINIBARUINDONESIA

00.30

Event inilah yang membawaku ke Solo bertemu mereka


Tak kenal maka tak sayang, pepatah ini sampai kapan pun tak pernah menjadi vintage meski digunakan anak-anak muda jaman sekarang.

Dan minggu lalu saat acara Gathering Netizen – MPR RI di Solo, saya yang awalnya gak kenal peserta lain selain Surabaya akhirnya bisa berkumpul denga blogger dari tujuh penjuru kota, Makassar, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo dan Surabaya. Terbayang heboh dan guyubnya acara itu. Meski Solo sedang panas-panasnya kami semua tetep semangat memikirkan berbagai upaya untuk Indonesia yang lebih baik.

Tidak muluk-muluk targetnya mengingat jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa dan menyebar di seluruh Nusantara. Kesadaran berbangsa dan bernegara harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Kesejukan seperti ini, tak seorang pun ingin kehilangan 
Banyak yang mengatakan Aku Cinta Indonesia dan Bangga Berbangsa Indonesia namun faktanya masih banyak perbuatan kita yang tidak mencerminkan rasa cinta dan bangga itu sendiri. Perpecahan atau perselisihan sering terjadi karena dipicu hal-hal sepele dan rasa ingin menonjol.

Selama tiga hari berkumpul dan berdiskusi, kembali kita diingatkan untuk lebih memaknai rasa cinta dan bangga itu sendiri hingga mengerucut pada sebuah cita-cita untuk Indonesia yang lebih baik. Banyak ide bergulir sepanjang diskusi hingga sekarang berlanjut di group WA.

Dalam sebuah sesi perkenalan, saya sangat takjub dengan latar belakang teman-teman yang notabenenya adalah blogger produktif dengan jam terbang tinggi. Sumpah sempat jipeerr saya, mengingat blogku baru berusia enam bulan, masih gaptek untuk ganti template apalagi domain. Haha, but it’s OK. 


Keren kan, semua serius gak ada yang mainan gadget 
Di tengah-tengah mereka yang memiliki banyak potensi pelan-pelan pede saya terdongkrak. Saya tak lagi malu mengakui sebagai animal lover yang bermula dari kucing domestik (nama beken kucing kampung). Saking pedenya bahkan saya tak sungkan lagi untuk pamer foto-foto anak-anak bulu yang ada di rumah.Betapa bahagianya melihat respon mereka, tak satu pun yang mengatakan “halah cuma kucing kampung doang.”

#INIBARUINDONESIA menerima perbedaan dan saling menghargai.

Dua hari berdiskusi masih kurang, banyak pemikiran-pemikiran positif dari teman-teman dan panitia, tentu ini menjadi tugas kita semua untuk mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan kita yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Kalau dianggap berat ya berat kalau dibilang enteng sebenarnya enteng juga dan untuk memudahkannya kita bisa memulainya dari diri sendiri dan lingkungan.

Kita bisa mengajak diri sendiri dan lingkungan untuk “MEMULAI”

“BERHENTI MEMAKI, MULAILAH MEMAKAI HATI”

“BERHENTI CURIGA, MULAILAH MENYAPA”

“BERHENTI Berseteru, MULAILAH Bersatu”

“BERHENTI Memaksakan, MULAILAH Berkorban”

“BERHENTI Mencari Perbedaan, MULAILAH Bergandeng Tangan”

“BERHENTI Silang Pendapat, MULAILAH Mencari Mufakat”

“BERHENTI Besar Kepala, MULAILAH Berlapang Dada”

“BERHENTI Bersilat Lidah, MULAILAH Bermusyawarah”

Filosofi sapu

Ringan kan? Saya sangat yakin ini tidak sulit dikerjakan, memulai dari hal-hal kecil bila terus-menerus dilakukan akan menjadi rutinitas dan sangat mungkin orang-orang di sekitar kita tidak keberatan mencontohnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“BERHENTI MERAGU, MULAILAH BERUSAHA KARENA SETIAP USAHA SELALU ADA HASILNYA”

 #inibaruindonesia


You Might Also Like

6 komentar

  1. #inibaruIndonesia
    Kalau yang suka buang sampah sembarangan, suka bikin kisruh itu bukan warga Indonesia kali yaaa... soalnya gak cinta sama Bangsa dan Negaranya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, makanya saya selalu sedia kantong plastik buat tempat sampah jaga2 kalo gak nemu tong sampa

      Hapus
  2. Yup.... Mulai dari diri sendiri, hal yang paling mudah walo kadang sulit juga. Tetapi daripada dibilang jarkoni alias isone mung ujar ora iso nglakoni, mending mulailah dari sendiri untuk melakukan yang terbaik bagi diri kita dan orang-orang disekitar kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener mbak, krn sahabat terbaik dan musuh terbesar adalah diri sendiri. tergantung bgm kita memanage diri :)

      Hapus
  3. Oyeeee mb. Yuk mareee sebarkan nilai2 positif

    BalasHapus

Pengikut