BRIGHT CALCULATOR: CARA MENGHITUNG PREMI TANPA BERTEMU AGEN

01.09

Halaman depan brightadvisor.co,id
Didatengin agen asuransi, siapa pun dia rasanya kesel ya. Habis tiap ketemu bawaannya mau diprospek melulu, padahal sebelumnya temenan asyik-asyik aja. Jadi males karena doi ngomongin asuransi terus, mbahas kematian dan uang pertanggungan berulang-ulang. 
Eh, sumpah yang beginian jadi bikin nggak enak hati. Apalagi kalo si agen ini adalah teman baik. Mau nolak sungkan, mau diambil kitanya belum butuh. Kalau ditolak hubungan pertemanan bisa buyar, kalau diterima? Lah, kan daku harus bayar premi teruuusss … Dilema kan?
Iya, pada dasarnya saat ditawari kita bisa aja langsung menolak, tapi biasanya para agen tangguh bukannya mundur tapi justru mereka akan lebih antusias mencari alasan kenapa kita menolak dan dari sini lah mereka bisa mencari celah untuk “propecting”. Tetep kan?

Login dulu untuk menggunakan bright calculator
Sebenarnya diakui atau tidak, kita semua butuh asuransi, baik itu kesehatan, dana pendidikan, investasi, pensiun maupun asuransi untuk warisan. Eh, bisa ya asuransi untuk warisan? Bisa dong. Hanya saja tidak semua membutuhkan di waktu yang sama, makanya penting untuk mengetahui apa saja yang kita butuhkan dari sebuah asuransi dan berapa premi yang harus dibayarkan, agar manfaatnya bisa semaksimal mungkin. Rugi kan sudah bayar mahal tapi tidak bermanfaat.
Kalau masih enggan bertemu langsung dengan agennya kita bisa menggali informasi dari berbagai sumber seperti:
  1. Teman atau kerabat yang sudah memiliki asuransi.
  2. Media cetak dan elektronik, saat ini banyak perusahaan asuransi yang memasang iklan advertorial sehingga lebih banyak materi yang bisa ditayangkan.
  3. Artikel tentang asuransi yang ditulis para blogger,  bisa dibaca dari website pribadi mereka kalau seperti ini.
  4. Mengunjungi website perusahaan asuransi. Semua perusahaan asuransi memiliki website yang bisa diakses oleh umum dan berisi informasi seputar produk-produk mereka.

Pertanyaannya, apakah semua cara tersebut bisa membuat seseorang menghindari agen asuransi? Menghindari untuk diprospek, iya tapi pada saat membeli tetap harus melalui agennya kan? Paling tidak dengan informasi yang banyak dan memahami kebutuhan kita akan menghindarkan kita dari salah beli produk.

Pertanyaan yang paling sering diajukan
Lalu bagaimana caranya untuk menghitung kebutuhan asuransi kita tanpa bertemu agennya? Kita bisa berkunjung ke Bright Advisor, sebuah website di bawah naungan Sun Life Financial yang menjadi tempat bertanya seputar asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi dan perencanaan keuangan. Sebagai situs yang dikelola para financial planner professional, di sini kita bisa menghitung sendiri berapa dana yang ingin dicapai dalam suatu masa tertentu dan seberapa besar premi yang harus kita bayarkan.
Di sini kita juga bisa bertanya seputar asuransi, setelah melakukan register dan login, barulah bisa memposting pertanyaan dan akan dijawab maksimal 2x24 jam. Dengan jawaban dari para professional ini diharapkan kita bisa memahami apa itu asuransi dan kenapa harus memilikinya. Meskipun nantinya produk yang dibeli bukan dari Sun Life setidaknya sebagai calon nasabah kita sudah tahu apa yang dibutuhkan, berapa rupiah yang harus disiapkan dan dimana mendapatkannya.
Form pertanyaan 
Ke depannya saat bertemu agen nggak perlu sebel lagi atau takut diprospek karena kita sudah tahu. Tinggal bilang aja ke agennya perlu manfaat asuransi yang A, B, C, D dengan masa pembayaran premi sekian tahun dan besarnya premi sekian ribu rupiah. Kalau mereka memiliki spek yang diinginkan pasti akan dengan mudah disepakati akadnya dari kedua belah pihak.



You Might Also Like

4 komentar

  1. cocok bgt nih buat saya yg penasaran sm asuransi tp udahnya takut 'diteror' agen asuransi :D

    BalasHapus
  2. Lumayan jadi bekal sebelum disamperin ya, mba. Kadnag aku merasa agen asuransi itu sudah menyampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami eh tapi aku kok ya nggak mudeng. Hihii

    BalasHapus
  3. karena biasanya agen asuransi memaparkan resiko terbesar dulu, ini yg sebenarnya membuat kita gak tertarik, apalagi bila resiko terbesar itu adl sesuatu yg dialami semua org.

    BalasHapus

Pengikut