Soto Daging Kaki Lima Pasar Larangan - Sidoarjo

00.11

Penampakan sotonya. Dok. Pribadi

Kalau mau ngobrolin makanan, jujur aja soto akan jadi pilihan menu terakhir, dengan kata lain baru mau makan soto bila yang tersedia hanya itu apalagi soto daging. Kalau masih kuat tahan lapar mending tahan deh. Dan pikiran ini pun berubah sejak 5 hari yang lalu pas nganter si Item, kucing ras pasar dengan luka abses yang sudah pecah.
Iya, waktu nganter si Item ke klinik memang datang kepagian, klinik belum buka dan perut lapar minta diisi. Awalnya berniat makan lontong balap, maklum di Sidoarjo makanan ini cukup juara dibanding kota lain tapi jangan dibandingkan dengan Surabaya. Setelah klinik buka, si Item pun saya titip ke pegawainya karena dokter belum datang, kemudian saya pun berjalan ke jejeran ruko di sebelah klinik.
Mata ini tertuju pada sebuah rombong PKL yang sekilas mirip rombong lontong balap. Begitu duduk baru sadar, ups! Soto, daging pula. Duh gimana ini, sudah terlanjur duduk dan lapar. Nyerah, akhirnya pesan juga.
Begitu disodorkan yang ada di pikiranku “Ah, yang penting makan nggak perlu dihabiskan kalau nggak suka.” Faktanya, nasi soto semangkok itu habis tak tersisa.
Iya, tidak seperti soto biasanya yang nasinya pero atau kering, nasi yang digunakan lebih tanak meskipun tidak pulen. Kuah sotonya juga lebih berani bukan hanya sekedar aroma jeruk nipis. Menikmati soto kali ini saya menambahkan krupuk biar nggak terlalu sepi. Selain itu bawang pada krupuk ini bisa menambah rasa karena kebetulan bumbu sotonya kurang meresap pada daging. Karena saya bukan penggemar soto tapi masih bisa menikmati soto yang satu ini, nilai 7,5 sepertinya tidak terlalu sedikit untuknya. Semangkok nasi soto, krupuk bawang satu bungkus dan segelas teh hangat cukup dengan 13 ribu rupiah.
Untuk menemukannya tidak susah, masnya ngelapak di depan ruko seberang Pasar Larangan – Sidoarjo. Dari klinik hewan Drh. Ruddyanto sebelah kanannya sekitar 25 meter. Depan bengkel motor, bersebelahan dengan penjual nasi bungkus dan minuman.


You Might Also Like

1 komentar

  1. Sotonya bikin ngiler mbak. Wah soto daging ya, kalau aku lbh suka ayam hehe

    BalasHapus

Pengikut